DOI: https://doi.org/10.9744/scriptura.9.1.1-8

ISU SOSIAL DALAM BENTUK INTERNET MEME MENJELANG PEMILIHAN PRESIDEN 2019 (Analisis Konten pada Meme Gambar dalam Instagram @memecomic.id)

Nova Rachmawati Puteri, Adi Bayu Mahadian

Abstract


Menjelang  pemilihan  presiden  tahun  2019,  masyarakat  Indonesia  menggunakan  isu  sosial  dalam  konteks  perbincangan politik.  Perbincangan  tersebut  terepresentasikan  dalam  akun  Instagram  @memecomic.id,  salah  satu  komunitas  internet memes terbesar di Indonesia. Untuk mempelajari penggunaan internet memes yang memperbincangkan isu sosial menjelang Pemilihan  Presiden  2019,  maka  dilakukan  penelitian  menggunakan  metode  penelitian  kualitatif  analisis  isi  deskriptif. Penelitian ini dilandasi oleh konsep internet memes dikemukakan oleh Shifman (2014:7), yaitu form, content, dan stance. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Internet memes menjadi sarana menyampaikan pendapat dan kritik terhadap praktik politik  para  politikus  di  Indonesia,  dengan  memperbincangkan  masalah  sosial  yang  populer.  Penyampaian  pendapat dipresentasikan dalam bentuk meme gambar, yang berisi sindiran atau satir. Sebagian konten-konten yang dijadikan internet meme gambar dibuat secara serius atau tidak menggunakan humor dan secara tidak serius. Sebagian lainnya dibuat dengan menambahkan unsur humor atau lelucon pada setiap cerita yang terdapat pada meme-meme tersebut.

Keywords


Internet memes; isu sosial; pemilihan preseiden 2019.

Full Text:

PDF

References


Aliansyah, M. A. (2017). Penyebar Meme Penghina Jokowi divonis 15 Bulan Penjara. Retrieved December 22, 2018, from https://www.merdeka. com/peristiwa/penyebar-meme-penghina-jokowi-divonis-15-bulan-penjara.html

Allifiansyah, S. (2016). Kaum Muda, Meme, dan Demokrasi Digital di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 151–164.

Arifianti, W. (2015). If You Know What Happened in MCI. (M. K. Julianto, Ed.). Jakarta: Penerbit Loveable.

Asmoro, G. (2018). Keeping an Eye on 2019 Presidential Election. Retrieved November 28, 2018, from http://www.globalindonesianvoices. com/33271/keeping-an-eye-on-2019-presidential-election/

Campbell, H. A., Arredondo, K., Dundas, K., & Wolf, C. (2018). The Dissonance of “Civil” Religion in Religious-Political Memetic Dis¬course During the 2016 Presidential Elections. Social Media and Society, 4(2). http://doi.org/ 10.1177/2056305118782678

Dawkins, Ri. (2006). The Selfish Gene (30th anner). New York: Oxford University Press.

Dewi, R. S., Abdullah, A., Maryani, E., & Suganda, D. (2017). Internet Memes : Representation of Indonesian Political Culture in Jakarta Gubernatorial Election 2017. AEBMR International Conference on Administrative Science (ICAS 2017), 43(Icas), 190–194. http://doi.org/doi: 10.2991/icas-17.2017.45

Faisal, R. (2018). Pembuat Meme Menghina Presiden Ditangkap Polisi. Retrieved March 22, 2018, from https://www.jawapos.com/radarbromo/read/2018/01/20/41971/terungkap-nekat-hina-presiden-di-facebook-karena-muatan-politis.

Firmansyah. (2018). Polisi Tangkap Pegawai negeri Penyebar Meme Jokowi Layaknya Pengemis. Retrieved November 28, 2018, from http://suryamalang.tribunnews.com/2018/06/09/polisi-tangkap-pegawai-negeri-penyebar-meme-jokowi-layaknya-pengemis?page=1

Halim, D. (2018). Daftar Penyebar Hoax Jokowi yang Ditangkap Polisi, Ada yang Bikin 843 Meme Hoax. Retrieved November 28, 2018, from http://jambi.tribunnews.com/2018/11/26/ daftar-penyebar-hoax-jokowi-yang-ditangkap-polisi-ada-yang-bikin-843-meme-hoax

Harahap. (2018). Evaluasi Kritis terhadap Kinerja Presiden Jokowi Urusi Masalah Sosial. Retrieved from https://nusantaranews.co/evaluasi-kritis-terhadap-kinerja-presiden-jokowi-urusi-masalah-sosial/

Herabudin. (2015). Pengantar Sosiologi. Bandung: CV Pustaka Setia.

Ika, B. (2018). Sindiran dalam Meme Humor terhadap Presiden SBY (Studi Analisis Semiotika Sindiran sebagai Kritik Sosial yang dipresentasikan dalam Meme versi Kenaikan Harga BBM di Media Sosial). Universitas Sebelas Maret.

Jegho, L. (2018). Mengawasi Pemilu Presiden 2019 dan Melihat Sejarah Demokrasi Indonesia. Retrieved from https://www.matamatapolitik. com/mengawasi-pemilu-presiden-2019-dan-melihat-sejarah-demokrasi-indonesia/

Juditha, C. (2015). Meme di Media Sosial: Analisis Semiotik Meme Haji Lulung. Jurnal Pekomnas, 18 (2)(2), 105–116. Retrieved from https://jurnal. kominfo.go.id/index.php/pekommas/article/view/301

Nurgiyantoro, B. (2005). Sastra Anak, Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada Univerisy Press.

Seiffert-Brockmann, J., Diehl, T., & Dobusch, L. (2018). Memes as games: The evolution of a digital discourse online. New Media and Society, 20(8), 2862–2879. http://doi.org/10.1177/1461 444817735334

Shifman, L. (2014). Memes in Digital Culture. Massachusetts: MIT Press.

Silvestri, L. (2016). Mortars and memes : Partici¬pating in pop culture from a war zone. Media, War & Concflict, 9(1), 27–42. http://doi.org/ 10.1177/1750635215611608

Soekanto, S. (2007). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo.




DOI: https://doi.org/10.9744/scriptura.9.1.1-8



Supported by:

The Journal is published by The Institute of Research & Community Outreach - Petra Christian University. It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of National Education - Republic of Indonesia.

©All right reserved 2016.Scriptura, ISSN: 1978-385X

free web stats
View My Stats