KONSEP DIRI: ANALISIS KESADARAN LINGKUNGAN KAUM VEGAN DAN VEGETARIAN DI BRITANIA RAYA

Authors

  • Lila Nathania Faculty of Economics and Communication, Bina Nusantara University
  • Bobie Hartanto Faculty of Economics and Communication, Bina Nusantara University

DOI:

https://doi.org/10.9744/scriptura.11.1.10-17

Keywords:

Konsep diri, komunikasi interpersonal, vegetarian, vegan, kesadaran lingkungan

Abstract

Konsep diri merupakan kesadaran tiap individu yang kompleks dan melibatkan proses pemikiran mendalam. Dalam proses pembentukan konsep diri, seorang individu dipengaruhi oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Konsep diri kita dalam menjaga atau merusak lingkungan ternyata dibentuk melalui kebudayaan dan proses sosial. Penelitian ini mengkaji bagaimana konsep diri yang terkait dengan kesadaran lingkungan pada kaum vegetarian dan vegan di Britania Raya. Metode yang dipakai adalah fenomenologi dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data wawancara. Relevansi penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana faktor internal dan eksternal memengaruhi konsep diri seorang individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan utama seseorang menjadi vegetarian atau vegan adalah karena ajaran agama atau budaya. Temuan lain dari penelitian ini adalah bahwa terpaan pesan media tidak berdampak besar pada perubahan konsep diri seorang individu. Komunikasi interpersonal dengan orang lain seperti teman justru lebih efektif dalam membentuk konsep diri seseorang.

Author Biography

Lila Nathania, Faculty of Economics and Communication, Bina Nusantara University

Communication Department, Binus University Malang Campus

References

Alsmadi, A. (2007). Green Marketing and the Concern over the Environment: Measuring En¬vi¬ronmental Consciousness of Jordanian Consumers. Journal of Promotion Management, 13(3-4), pp. 339-361.

Dante’s. (2020). Home Page. Retrieved from https:// www.dantes.co.uk/

Hattie, J. (2014). Self-Concept. New York: Psychology Press.

Hirschler, C., (2008). An Examination of Vegan’s Belief and Experiences Using Critical Theory and Autoethnography. Doctor of Philosophy. Cleveland State University.

Huang, H., Lin, T., Lai, M., and Lin T. (2014). Envi-tonmental Consciousness and Green Customer Behaviour: An Examination of Motivation Crowding Effect. Elsevier, 40, pp. 139-149.

Fox, M. A. (1999). Deep Vegetarianism. Philadelphia: Temple University Press.

Groenewald, T. (2004). A Phenomenological Research Design Illustrated. International Journal of Qualitative Methods.

Littlejohn, S. W. & Foss, K. A. (2011). Theories of Human Communication: Tenth Edition. USA: Waveland Press.

Manav Sva. (2020). Home Page. Retrieved from http://manavseva.co.uk/

MyChef. (020). History. Retrieved from https://www. mychef.com/history

Nugrahani F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Surakarta: akra Books

Senecah, Susan L. (2004). The Environmental Communication Yearbook. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates.

Stanfield, P. S. & Hui, Y. H. (2010). Nutrition and Diet Therapy: Self-Instructional Approaches. USA: Jones and Bartlett Publishers.

Spencer, C. (1995). The Heretic’s Feast: A History of Vegetarianism. Hanover: University Press of New England.

Vegan Society (2019). The Vegan Society Survey. Retrieved from: https://www.vegansociety.com/ news/media/statistics

West, R. & Turner, L. H. (2014). Introducing Communication Theory: Analysis and Application. New York: McGraw Hill Education.

Yale Center for Environmental Law & Policy. (2020). Environmental Performance Index. https://epi.yale.edu/epi-results/2020/component/ epi.

Downloads

Published

2021-07-18

Issue

Section

Articles