ETNOGRAFI KOMUNIKASI PERGESERAN MAKNA PESAN TRADISI PADUNGKU PASCA KONFLIK POSO DI SULAWESI TENGAH

Authors

  • Nofianti Lapasila Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin Makassar
  • Tuti Bahfiarti Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin Makassar
  • Muhammad Farid Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.9744/scriptura.10.2.111-122

Keywords:

Komunikasi, Ritual, Tradisi Padungku, Harmoni Sosial, Pasca Konflik

Abstract

Padungku merupakan fase paling akhir dari siklus pertanian dalam budaya suku Pamona yang disebut ta’u, yakni proses yang dilakukan dari mengolah sawah/ladang sampai masa panen. Penelitian ini berjudul Komunikasi Ritual Tradisi Padungku Dalam Harmonisasi Sosial Pasca Konflik Poso di Sulawesi Tengah. Tujuannya mengidentifikasi pergeseran makna pesan tradisi Padungku pasca konflik, dan melihat makna pesan ritual-ritual dalam tradisi Padungku sebelum konflik. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif memakai metode etnografi komunikasi yaitu menggambarkan dan menganalisis serta menjelaskan perilaku komunikasi dari kelompok sosial.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan studi pustaka. Selanjutnya data analisis menggunakan tehnik analisis data model interaktif Huberman yakni mengumpulkan data pada lokasi penelitian dengan menelaah hasil observasi dan wawancara lalu mereduksinya. Hasil penelitian menunjukan bahwa pergeseran makna pesan tradisi Padungku mempunyai dampak positif dalam harmonisasi sosial paska konflik di Poso Sulawesi Tengah. Makna mosintuwu; mangkoni-mangkeni; modero dalam tradisi Padungku mampu mejaga persatuan, kepedulian, dan harmonisasi, hingga tercipta sintuwu maroso (Bersatu kita kuat) di Tanah Poso

References

Bugin, H. Burhan. 2006. Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Jakarta: Kencana.

Cangara, Hafied. 2016. Pengantar Ilmu Komunikasi (Edisi Kedua). Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Kuswarno, Engkus. 2008. Etnografi Komunikasi. Bandng: Widya Padjadjaran.

Hasrulla, 2009. Dendam Konflik Poso (Periode 1998-201) Edisi Revisi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Creswll, Researh Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Jogyakarta: Pustaka Pelajar.

Larry A. Samovar, Richard E. Porter dan Edwin R. McDaniel (Edisi 7). 2010. Communication Between Cultures. Jakarta: Salemba Humanika.

Richard West dan Lynn H. Turner. 2009. Pengantar Teori Komunikasi, (Edisi 3) Analisis dan Aplikasi Buku 1. Jakarta: Salemba Humanika.

Andi Nur Fitrah. 2019. Analisis Makna Pesan Nonverbal Paissangan Sumobal (Studi Komunikasi Etnografi Tehnik Pelayaran dan Navigasi Traditional Perahu Sandeq Suku Mandar).

Budianto, Adi. 2018. Tradisi Padungku Masyarakat Desa Maleku Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur: Sebagai Sumber Bahan Ajar Materi Geografi di SMA 4 Luwu.

Siti Hajar N. Aepu. 2014. Padungku Masih Bertahan Pada Etnis Bare’e di Desa Uedele Kecamatan Tojo Timur Kabupaten Tojo Una-una.

Tuti Bahfiarti. 2013. Pengelolaan Kesan Etnik Bugis dalam Adaptasi dengan Budaya Sunda.

Downloads

Published

2020-12-21