Representasi Feminisme Masyarakat Jawa Perdesaan dalam Film Pendek Tilik

Authors

  • Anida Shofiyah Wananda Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Misbahus Surur Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.9744/scriptura.14.2.101-116

Keywords:

Representasi, feminisme, film pendek, Tilik

Abstract

Feminisme telah menjadi fenomena yang dikenal dalam masyarakat luas sejak lama. Fenomena ini tidak hanya terbatas pada masyarakat umum, akan tetapi isu feminisme juga hadir dalam industri perfilman Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perempuan Jawa perdesaan direpresentasikan dalam film pendek yang berjudul “Tilik” (2020). Film pendek “Tilik” (2020) mengangkat feminisme yang berkembang di Indonesia, khususnya di daerah Jawa perdesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menerapkan metode semiotika televisi yang dikembangkan oleh John Fiske, yang terdiri dari tiga level analisis, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Urgensi penelitian ini berkaitan dengan pemahaman mengenai bentuk feminisme yang dapat ditemui pada perempuan Jawa perdesaan. Adapun novelty dalam penelitian ini terletak pada titik fokus data yang dianalisis secara menyeluruh pada tiap tokoh perempuan. Hasil penelitian yang diperoleh penulis yakni berjumlah tujuh temuan  data dan diklasifikasikan dalam empat kategori feminisme, yaitu feminisme mendukung perempuan aktif berkampanye, feminisme mendukung perempuan sebagai pemimpin, feminisme mendukung kebebasan berekspresi perempuan, dan feminisme mendorong solidaritas antara perempuan.

Author Biographies

  • Anida Shofiyah Wananda, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

    Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Humaniora, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

  • Misbahus Surur, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

    Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Humaniora, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

References

Afifah, N. (2024). Mengkaji ulang stereotip gender: Eksplorasi stereotip gender dalam konteks budaya matrilineal Minangkabau. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 26(1), 93-104.

Astuti. R. D., & Kistanto, N. H. (2022). Tradisi 3M masyarakat jawa menurut perspektif gen z kajian: Feminisme. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 49-54.

Ayomi, P. N. (2021). Representasi dan resepsi khalayak terhadap film pendek “Tilik”. Jurnal Fotografi, Televisi, dan Animasi, 17(1), 51-61.

Dasmarlitha, L., Mayasari, & Tayo, Y. (2023). Representasi budaya patriarki dalam film Yuni. Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(1), 63-72.

Eagly, A. H. (2019). Gender stereotypes have changed: A cross-temporal meta-analysis of U.S. public opinion polls from 1946 to 2018. American Psychologist, 75(3), 1-15.

Fathurrohman, A. (2024). Islam, feminisme, dan gender: Perspektif Tafsir Maudhu’i. JISMA: Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, dan Akuntansi, 3(2), 1293-1306.

Febryani, I. (2021). Feminisme dalam film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak. layar. Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam, 8(1), 49-58.

Fiske, J. (2007). Cultural and communication studies: Sebuah pengantar paling komprehensif. (Yosal Iriantara dan Idi Subandy Ibrahim, Terjemahan). Yogyakarta: Jalasutra.

Hanifah, A. N., & Agusta, R. (2021). Representasi perempuan dalam film pendek “Tilik”. Jurnal Semiotika, 15(2), 97-111.

Huda, A. S. (2023). Film sebagai media dalam mengubah cara pandang manusia dalam prinsip kemanusiaan. IRAMA: Jurnal Seni Desain dan Pembelajarannya, 5(1), 9-14.

Julfaniah, R. (2022). Analisa semiotik makna pesan iklan mendorong mobil Partai Solidaritas Indonesia. Digicom: Jurnal Komunikasi dan Media, 2(3), 61-67.

Medcom.id. (2020, 21 Agustus). Wawancara eksklusif sutradara film Tilik yang heboh di media sosial. Diakses pada 23 Juni 2023, dari https://www.medcom.id/hiburan/montase/Wb70o4Pk-wawancara-eksklusif-sutradara-film-tilik- yang-heboh-di-media-sosial.

Nabilah, M. (2022). Representasi perempuan dalam film Selesai Tahun 2021. Skripsi. Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Kasim: Riau.

Nurhablisyah, & Susanti, K. (2020). Analisis isi Tilik, sebuah tinjauan narasi film David Bordwell. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO, 5(4), 315-329.

Mahardhika, G .R. (2020). Belenggu budaya patriarki terhadap kesetaraan gender di Indonesia. Diakses dari https://www.its.ac.id/news/2020/04/22/belenggu-budaya-patriarki-terhadap-kesetaraan-gender-di-indonesia/.

Mohajan, H. K. (2022). An overview on the feminism and its categories. Research and Advances in Education, 1(3), 11-26.

Putri, A., & Nurhajati, L. (2020). Representasi perempuan dalam kukungan tradisi Jawa pada Film Kartini Karya Hanung Bramantyo. ProTVF: Jurnal Kajian Televisi dan Film UNPAD, 4(1), 42-63.

Qibtiyah, M., & Aminuddin, A. (2024). Representasi feminisme budaya patriarki dalam film Gadis Kretek (Teori semiotika Roland Barthes). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 4(9), 1-19.

Rahmatika, A. (2020). Representasi perempuan dalam iklan rokok. Al-Munzir, 13(2), 179-196.

Risal, Y., & Nisa, F. K. (2021). Reinterpretasi dan dekonstruksi fenomena sosial dalam film (Analisis pada film fiksi pendek Srinthil). Jurnal Komunikasi dan Kajian Media, 5(1), 84-95.

Saputranur, & Wijaya, I. S. (2023). Representasi tokoh perempuan dalam film Titian Serambut Dibelah Tujuh dan Ayat-Ayat Cinta 2. Nubuwwah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 1(1), 30-54.

Sarah, R. (2022). Representation of feminism on the character of Enola Holmes in the Enola Holmes Film: John Fiske’s semiotics analysis. Jurnal Bahas, 33(2), 100-110.

Sari, S. P. (2024). Analisis makna visual pada poster film “Siksa Neraka”. Creativa Scientia, 1(1), 1-16.

Senaharjanta, I. L. (2022). Representasi pergolakan batin perempuan dalam film Little Woman. Jurnal Sense: Journal of Film and Television Studies, 5(1), 55-70.

Setyami, I. (2021). Budaya pop dan feminis dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Seshiski: Southeast Journal of Language and Literary Studies, 1(1), 47-57.

Soleman, A., & Tohis, R. A. (2021). Science feminis: Sebuah kajian sosiologi pengetahuan. Spectrum: Journal of Gender and Children Studies, 1(2), 80-89.

Tawaqal, W. (2020). Pilihan hidup tokoh utama Zarah Amala dalam Novel "Supernova Episode: Partikel" karya Dee Lestari: Kajian feminisme liberal. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 3(4), 435-444.

Verakandhi, D. (2024). Perubahan preferensi menonton film pada era media sosial: Dampak short video dan implikasinya pada perilaku menonton film. Rekam: Jurnal Fotografi, Televisi, Animasi, 20(1), 37-45.

Wijaya, D. E. (2022). Analisis semiotika kecanduan merokok di film dokumenter “Darurat! Sekolah Dikepung Iklan Rokok”. JDMR: Journal of Discourse and Media Research, 1(1), 13-27.

Wulandari, A., & Rahmawati, W. (2020). Representasi perempuan Jawa Siti Walidah dalam film Nyai Ahmad Dahlan. Jurnal Semiotika, 14(2), 111-223.

Wuwung, M.C.J. (2021). Representasi budaya Jawa dalam film Tilik. Jurnal E-Komunikasi, 9(2), 1-9.

Downloads

Published

2025-01-13

How to Cite

Representasi Feminisme Masyarakat Jawa Perdesaan dalam Film Pendek Tilik. (2025). Scriptura, 14(2), 101-116. https://doi.org/10.9744/scriptura.14.2.101-116