Jaringan Komunikasi pada Platform Youtube (Studi pada Respons Kedatangan Pengungsi Rohingya di Indonesia)
DOI:
https://doi.org/10.9744/scriptura.15.1.1-13Keywords:
Rohingya, social network analysis, Youtube, teori Jaringan KomunikasiAbstract
Pemberitaan penolakan warga Aceh terhadap kedatangan etnis Rohingya menimbulkan banyaknya respons dari masyarakat Indonesia, salah satunya di media Youtube. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktor yang memegang peran dalam respons dari jaringan komunikasi yang berlangsung pada kolom komentar dan menemukan adanya sentimen dari kalimat komentar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif yang menghasilkan data berupa frekuensi angka dan hasil analisis teks komentar melalui pendekatan Social Network Analysis berdasarkan alat bantu Netlytic.org dan Gephi. Melalui teori Jaringan Komunikasi, penelitian ini akan melihat interaksi yang berkembang di kolom komentar Youtube sebagai bentuk forum digital dalam terjadinya pertukaran pesan yang saling terhubung antar pengguna. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya aktor @men_sim sebagai aktor paling aktif dalam menyebarkan komentar, sementara aktor sebagai pemicu timbulnya respons dari aktor lain terhadap komentarnya yaitu @dyatra6410. Penelitian ini juga menemukan bahwa respons masyarakat terhadap kedatangan etnis Rohingya berupa respons negatif pada kolom komentar sebagai ruang komunikasi publik digital. Penilitian ini berkontribusi dalam pemahaman dinamika jaringan komunikasi di media digital, khususnya pada media Youtube.
References
Aji, D. S., & Arianto, I. D. (2023). Analisis Jaringan Komunikasi Holywings pada Promosi Muhammad-Maria di Twitter. Jurnal Pustaka Komunikasi, 6(1), 56–71. https://doi.org/10.32509/pustakom.v6i1.2438
Akbar, M. A., Masniarara Aziza Balfas Amril, Raiza Syahira, Fahrein Rachel Latisha, & Noor Jihan. (2022). Analisis Struktur Jaringan Komunikasi #SeaGames2022 di Twitter Menggunakan Pendekatan Social Network Analysis (SNA). Jurnal Studi Komunikasi Dan Media, 26(1), 1–16. https://doi.org/10.17933/jskm.2022.4780
Annur, C. M. (2023, February 28). Pengguna YouTube di Indonesia Peringkat Keempat Terbanyak di Dunia pada Awal 2023. Databoks Katadata. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/02/28/pengguna-youtube-di-indonesia-peringkat-keempat-terbanyak-di-dunia-pada-awal-2023
Azhari, Y., & Wilopo. (2022). Pencegahan Potensi Konflik Antara Pengungsi Rohingya dan Masyarakat Lokal Indonesia. JPM Jurnal Pengabdian Mandiri, 1(3). http://bajangjournal.com/index.php/JPM
Bate, A. P., & Amrullah, H. F. (2024). Hashtag Activism and Football Tragedy Commemoration: Social Network Analysis In the #100HariKanjuruhan Hashtag on Twitter. Jurnal Komunikasi Indonesia, 13(1), 16–28. https://doi.org/10.7454/jkmi.v13i1.1226
Bayu, A. S., & Fajriani. (2022). Analisis Wacana Kritis: Pemberitaan Konflik Rohingya di Media Komunikasi. 4(1). https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/lingue/article/view/3258/1356
Dahana, A. S. B. (2025). Social Network Analysis Percakapan Pengguna X Seputar Isu Pengungsi Rohingya di Indonesia. Jurnal Pustaka Komunikasi, 8(1), 196–210. https://doi.org/10.32509/pustakom.v8i1.5000
Detik Edu. (2023, December 4). Asal-usul Rohingya dan Alasan Mereka Mengungsi. Detikcom. https://www.detik.com/sumut/berita/d-7071521/asal-usul-rohingya-dan-alasan-mereka-mengungsi
Detik Sumut. (2023, November 19). Ulah Pengungsi Rohingya yang Bikin Warga Aceh Berang Berujung Penolakan. Detikcom. https://www.detik.com/sumut/berita/d-7044505/ulah-pengungsi-rohingya-yang-bikin-warga-aceh-berang-berujung-penolakan
Dewi, J. S., & Najica, F. U. (2022). Kejahatan Genosida Myanmar Terhadap Etnis Rohingya Ditinjau dari Perspektif Hukum Pidana Internasional.
Efendi, A. L., Fadilla, A., Khoirunnisa, A. C., Bakry, G. N., & Aristi, N. (2023). Analisis Jaringan Komunikasi #Pilpres2024 Pada Platform Twitter. Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 22(2), 219–232. https://doi.org/10.32509/wacana.v22i2.2976
Eriyanto. (2021). Analisis Jaringan Media Sosial. Kencana.
Fikri, M., Rahmanto, A., & Suparno, B. A. (2020). Jaringan Komunikasi tentang Isu Polemik Audisi Perkumpulan Bulutangkis Djarum tahun 2019 di Twitter. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(2), 194. https://doi.org/10.31315/jik.v18i2.3552
Hadiana, A. I., & Witanti, W. (2017). Analisis Jejaring Sosial Menggunakan Social Network Analysis untuk Membantu Social CRM bagi UMKM di Cimahi. https://repository.unikom.ac.id/54583/1/vi-5-asep-id-hadiana-analisis-jejaring-sosial-menggunakan-social-network-analysis.pdf
Hadiwinata, L. N., Sri, B., Murtiningsih, E., & Berto, A. R. (2023). Analisis Teks dan Jaringan Media Sosial Youtube Mobil Listrik Ioniq 5 Menggunakan Metode SNA. Juni, 7(1), 1–18. https://doi.org/10.24853/pk.7.1.1-18
Hamdi, M. A., Maulidia, H., & Firlana, H. (2023). Fenomena Pencari Suaka dan Pengungsi Etnis Rohingnya di Indonesia (Studi Kasus Penanganan Rohingya pada Provinsi Aceh). Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian |, 6(1). https://doi.org/10.52617/jikk.v6i1.404
Henríquez, P. A., & Alessandri, F. (2024). Analyzing Digital Societal Interactions And Sentiment Classification In Twitter (X) During Critical Events In Chile. Heliyon, 10(12). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e32572
Khairiah, N., Bainus, A., Darmawan, W. B., Sumadinata, R. W. S., & Santoso, P. (2025). Rohingya Refugees and Human Security: An Analysis of Social Networks on Social Media X (Twitter). Journal of Posthumanism, 5(2). https://doi.org/10.63332/joph.v5i2.546
Luik, J. (2020). Media Baru: Sebuah Pengantar. Kencana.
Metro TV. (2023, December 9). Warga Aceh Aceh Desak Pemerintah Tolak Pengungsi Rohingya. Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=rZ8oPYPVJH4
Pramita, N. T., & Zahidi, M. S. (2023). Analisis Peranan Indonesia dalam Pemberian Bantuan Kemanusiaan Terhadap Etnis Rohingya di Era Jokowi. https://doi.org/10.24252/rir.v5i1.34500
Priambodo, A. I., & Arianto, I. D. (2022). Analisis Jaringan Komunikasi pada Tagar #KPKEndGame di Media Sosial Twitter. Warta Iski, 5(1), 22–34. https://doi.org/10.25008/wartaiski.v5i1.156
Putri, F. B. V., Susilo, D., & Berto, A. R. (2022). Jaringan dan Komentar Viral Marketing Pantene Indonesia Miracles Hair Supplement Baru pada Akun Youtube Pantene Indonesia. Jurnal Komunikasi Profesional. https://doi.org/10.25139/jkp.v6i3.4705
Ramadhan, A., & Hartanto, E. (2023). Analisis Jaringan Komunikasi #WajarPertamaxNaik dalam Kasus Kenaikan Harga Bahan Bakar Pertamax di Twitter. Jurnal Komunikasi Dan Media, 03(02). https://doi.org/10.24167/jkm.v3i2.5265
Ramadhani, M. F., Anastasia, V., & Belinda, B. (2025). Analisis Wacana Kritis Narasi Video Dan Komentar Terhadap Pengungsi Rohingya Di Youtube. Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(2), 244–268. https://doi.org/10.21009/COMM.033.05
Reynata, A. V. E. (2022). Penerapan Youtube Sebagai Media Baru dalam Komunikasi Massa. Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 19(2), 96–101. https://komunikologi.esaunggul.ac.id/index.php/KM/article/view/514/254
Saputra, A., Zulkarnain, I., & Kurniawati, D. (2023). Interaksi Komunikasi dan Konsep Diri Pengungsi Etnis Rohingya di Kota Medan. Perspektif, 12(1), 298–308. https://doi.org/10.31289/perspektif.v12i1.8596
Tayibnapis, R. G., Muqsith, M. A., Kuswanti, A., Hapsari, T. D., & Manihuruk, H. (2023). Jaringan Sosial-Komunikasi Petani Pada Distribusi Produk Hasil Bumi Desa Jatisura Indramayu. Salam: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-i, 10(2), 497–514. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v10i2.28923
Tayibnapis, R. G., & Tarsani, O. (2021). Sentralitas Aktor dan Distribusi Jaringan Komunikasi Kelompok Prostitusi di Media Sosial Twitter. Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 110–120. https://doi.org/10.37715/calathu.v3i2.2041
Tobing, E. C. L., & Arianto, I. D. (2022). Analisis Jaringan Komunikasi Gerakan Digital #PercumaLaporPolisi di Twitter. Jurnal Nomosleca, 8(2), 146–159. https://doi.org/10.26905/nomosleca.v8i2.7677
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Winda Amalia, Fitria Ayuningtyas, Munadhil Abdul Muqsith

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish in the SCRIPTURA Jurnal Ilmiah agree to the following terms:
Authors retain unrestricted copyright and full publishing rights. The authors grant the Publisher the right of first publication, with the work simultaneously licensed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution License (CC BY) that allows for unlimited use, distribution, and content reproduction on all media as long as the original author and source are properly acknowledged and cited.















