Semiotika Toleransi: Analisis Budaya dalam Dimensi Visual Film Pendek “Wei”

Authors

  • Ilham Sukmono Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Winda Amalia Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Asri Dwi Ananda Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Yani Hendrayani Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.9744/scriptura.14.2.151-162

Keywords:

Budaya dan tradisi, film, semiotika, toleransi, WEI

Abstract

Film adalah tayangan gambar dan suara yang dapat menyampaikan makna pentingnya menghormati dan memahami perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis simbolisme visual dalam film WEI yang digunakan sutradara untuk menyampaikan pesan tentang perbedaan agama dan konflik keluarga dalam bingkai budaya Tionghoa di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis konten serta teori semiotika Charles Sanders Peirce yang mencakup tanda, objek, dan interpretan. Penelitian menemukan bahwa simbol budaya, seperti rumah makan Bak Kut Teh yang berarti sup iga babi, kalender sobek, dan tempat ibadah Kelenteng, mencerminkan budaya etnis Tionghoa. Adegan pemeran utama sedang bersembahyang menunjukkan konflik agama dalam keluarga. Simbol opor ayam menjadi lambang makanan pemersatu yang menggambarkan pentingnya toleransi antar umat beragama di Indonesia. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol tersebut menyampaikan pesan untuk menghormati dan menciptakan harmoni dalam perbedaan agama di Indonesia.

Author Biographies

  • Ilham Sukmono, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

    Magister Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UPN “Veteran” Jakarta

  • Winda Amalia, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

    Magister Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UPN “Veteran” Jakarta

  • Asri Dwi Ananda, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

    Magister Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UPN “Veteran” Jakarta

  • Yani Hendrayani, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

    Magister Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UPN “Veteran” Jakarta

References

Andini, K., Nurmala, M., Jayanti, R., & Hermawan, W. (2022). Konflik batin tokoh utama dan kearifan lokal pada film Yuni Sutradara Kamila Andini.

Aulia, B., Fitri, A. A., & Satria, A. (2023). Analisis semiotika pesan dakwah dalam film Ajari Aku Islam.

Bachtiar, A. Y., Perkasa, D. H., & Sadikun, M. R. (2016). Peran media dalam propaganda. Peran Media Dalam Propaganda Jurnal Komunikologi, 13, 78. https://doi.org/10.47007/jkomu.v13i2.165

Boggs, J. M., & Petrie, D. W. (2008). Art of watching films_sacrFX.

Christian, H., Busro, A., Hafidh, M., Progtram, P., & Kenotariatan, S. M. (2020). Analisis tentang hukum kewarisan adat Cina yang tidak memberikan hak mewaris bagi anak perempuan di Kota Palembang. Notarius, 13(1). https://doi.org/10.14710/nts.v13i1.30478

Fadhilla, A. N. (2023). Semiotika umberto eco dalam representasi perempuan film animasi Disney Raya and the Last Dragon. 11(1), 124–140. https://doi.org/10.25299/medium.2023.vol11(01).9673

Huber, L. U., & Lideikyte, V. (2021). Audiovisual communication and subtitling from the perspective of semiotic cohesion: a case study of “Garden of Eden.” Respectus Philologicus, 39–44, 136–147. https://doi.org/10.15388/RESPECTUS.2020.39.44.83

Islamiati, K. D., Juidah, I., & Bahri, S. (2023). Semiotika Charles Sanders Pierce dalam novel Merpati Biru Karya Achmad Munif. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(2), 463–474. https://doi.org/10.31943/bi.v8i2.441

Nur, S., Program, F., Bahasa, S., Sastra, D., & Fakultas Bahasa, I. (2021). Analisis semiotika Roland Barthes pada film “Nanti Kita Cerita Hari Ini” (NKCTHI) karya Angga Dwimas Sasongko. In Journal Anthology of Film and Television Studies (Vol. 1, Issue 2).

Nuraini, N., Wardiah, D., & Rukiyah, S. (2023). Signs and meanings in Rweinda’s Novel Antares (Charles Sanders Pierce Theory). Interaction: Jurnal Pendidikan Bahasa, 10. https://unimuda.e-journal.id/jurnalinteraction/article/view/3787/1445

Pitoyo, & Ohorella, E. (2021). Makna zona merah Covid 19 di DKI Jakarta (Studi semiotika Charles Sander Peirce berita Kompas.com). 15(1). https://doi.org/10.30813/s:jk.v15i1.2513.g2082

Puspitasari, D. R. (2021). Nilai sosial budaya dalam film Tilik (Kajian semiotika Charles Sanders Peirce). 15(1), 2579–8146. https://doi.org/10.30813/s:jk.v15i1.2494

Rahmaputri, D. S. (2023). Analisis semiotika terhadap keanekaragaman motif batik Pekalongan hasil akulturasi budaya. 20(1), 101–116. https://doi.org/10.25105/dim.v20i1.16943

Sandiva, E. T., & Putri, K. Y. S. (2022). Analisis semiotik nilai-nilai feminisme dalam film Mulan 2020. https://doi.org/10.30813/s:jk.v16i1.3414

Setiani, T., & Hermawan, M. A. (2021). Nilai-nilai kemanusiaan dan pendidikan toleransi beragama dalam Film Bajrangi Bhaijaan. Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 105–122. https://doi.org/10.32478/piwulang.v3i2.657

Suparna, P., Gihonia Hukom, P., Agung Mia Intentilia, A., Ketut Anjani, N., & Studi Ilmu Komunikasi, P. (2023). Analisis semiotika budaya patriarki dalam novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam (Vol. 17, Issue 1). http://journal.ubm.ac.id/

Viddsee. (2019, July 18). WEI - Indonesian Drama Short Film // Viddsee.com. Youtube.com. https://www.youtube.com/watch?v=o64_yU4AeKU

Zettle, H. (2011). Sight sound motion (M. Garvey, E. Pass, & J. Badliner, Eds.). Rosenberg, Michael.

Downloads

Published

2025-01-13

How to Cite

Semiotika Toleransi: Analisis Budaya dalam Dimensi Visual Film Pendek “Wei”. (2025). Scriptura, 14(2), 151-162. https://doi.org/10.9744/scriptura.14.2.151-162